You are here
Home > Berita > UI dan FIB UI mesti bertanggung jawab atas perkosaan yang dialami oleh RW mahasiswi FIB UI

UI dan FIB UI mesti bertanggung jawab atas perkosaan yang dialami oleh RW mahasiswi FIB UI

Kasus Perkosaaan yang dialami oleh RW seorang Mahasiswi  FIB oleh dosen pembimbingnya Sintok S adalah modus lama yang dilakukan oleh dosen-dosen mesum dan predator di institusi tsb. Ini bagaikan Puncak Gunung es yang selalu ditutupi oleh pihak otoritas kampus demi menjaga “NAMA BAIK ALMAMATER”. Mungkin sudah puluhan mahasiswi ui yang aborsi, berkorban demi menjaga nama baik almamater yang tak berpihak padanya. Yang dilecehin dengan diraba, dipeluk dan dicium mungkin sudah ribuan mengingat setiap tahun UI menerima rata-rata tiga ribuan mahasiswi.

Berikut Petikan Surat Komando dari dekan FIB UI untuk tutup mulut “MEMETIESKAN” laporan dan merahasiakan kejadian serupa di tahun 2004-2005. Surat ini ditujukan  kepada rekan sejawatnya yang mungkin beliau ketahui memang BANYAK yang mesum dan predator, mirisnya lagi dekan FIB UI, Ida Sundari Husen ini juga seorang perempuan. Perempuan Intelek terpasung dalam Budaya Patriarchy !?

Surat berkop FIB UI dan bernomor 288/PT02.H4.FIB/Q/2005 dikeluarkan di depok tanggal 26 Januari 2005. Surat ini ditujukan kepada Yth Para Pengajar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Kampus UI Depok.

Rekan-rekan pengajar yang kami hormati, Menyongsong semester genap 2004-2005, kami mengucapkan selamat kembali ke ruang kuliah. Kemajuan dan mutu perkuliahan di FIB bergantung sepenuhnya pada kesungguhan dan kemauan baik Anda melaksanakan tugas akademik.

Disamping itu, perkenankanlah kami memberitahuakan hal yang sekarang sedang hangat dibicarakan di tingkatan Dewan Guru Besar Universitas Indonesia, yakni masalah etika dan moralitas. Menurut Ketetapan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia nomor 008/SK/MWA-UI/2004 pasal 8 nomor j tentang Tata Tertib Kehidupan Kampus Universitas Indonesia, warga UI dilarang “melakukan tindakan asusila dan pelecehan seksual”.

Tentu saja kami menghormati dosen sebagai pribadi dan tidak akan mencampuri urusan pribadinya sejauh hal itu tidak menyangkut hubungan dosen-mahasiswa selaku pengajar atau pembimbing. Maka dengan penuh keprihatinan kami menyampaikan bahwa sejak memangku jabatan sebagai Dekan FIB UI, kami telah menerima beberapa berita/laporan pelecehan seksual yang dilakukan dosen FIB UI terhadap mahasiswa. Pelecehan itu berupa sentuhan pada pipi atau anggota tubuh lainnya, dan juga usaha untuk memeluk dan mencium mahasiswa yang sedang dibimbing. Menurut pendapat kami, pelecehan seksual seorang dosen terhadap mahasiswanya dapat dianggap sebagai intimidasi karena pihak mahasiswa takut menolak atau melaporkan, berhubung sang dosen memiliki kekuasaan untuk menggagalkan studinya. Sebagai contoh misalnya nilai kuliah yang sebetulnya memenuhi syarat kelulusan menjadi I atau bahkan E.

Mengingat hal itu menyangkut nama baik FIB, dan dengan mempertimbangkan bahwa dosen yang “khilaf” itu tidak mengetahui adanya peraturan MWA UI yang mengatur hal itu dan menetapkan sanksinya, kami telah memutuskan untuk “memetieskan” laporan itu serta merahasiakannya, dengan harapan bahwa kejadian tersebut tidak berulang. Tetapi, sejak surat pemberitahuan ini disampaikan kepada Anda, kami berjanji akan menindak tegas perbuatan yang memalukan tersebut. Begitu menerima laporan dengan cukup saksi, kami akan segera membentuk TIM PEMBELA KEHORMATAN FIB UI dan mempertemukan pihak yang melecehkan serta yang dilecehkan untuk menjernihkan masalah. Jika terbukti bahwa tindak pelecehan seksual memang terjadi, kami tidak akan ragu-ragu melaporkannya kepada pimpinan UI. Sementara menunggu keputusan Rektorat, kami akan menghentikan tugas dosen yang bersangkutan sebagai pengajar dan pembimbing atau pimpinan departemen/program studi.

Dengan penuh penyesalan harus memulai semester baru dengan berita semacam ini, kami mengucapkan terimakasih atas pengertian dan perhatian Anda.

Tertanda, Dekan Ida Sundari Husen (Stempel)

Catatan untuk Koordinator Program Studi: Mohon agar semua dosen mendapat surat ini dan menandatangani Daftar Tanda Terima.

Surat Rahasia FIB UI 2005

Dahsyat bukan orang-orang Intelektual dari kampus Humaniora FIB UI, menanggapi kasus pelecehan seksual (perkosaan) mahasiswinya di lakukan dengan membentuk TIM PEMBELA KEHORMATAN FIB UI dan “memetieskan” laporan itu serta merahasiakannya dari warga UI lainnya apalagi masyarakat umum.

Saya mendapatkan surat ini karena keteledoran seorang dosen FIB UI ketika saya berkunjung untuk menemui adik saya yang juga menjadi mahasiswi di FIB saat itu. Saat itu saya berencana untuk membocorkan surat ini ke wartawan karena marah dan kesel dengan cara pimpinan Fakultas menangani kasus pelecehan seksual/perkosaan ini sekaligus kuatir karena 3 orang adik saya juga tercatat sebagai mahasiswi UI. Adik saya yang merupakan mahasiswi FIB saat itu sangat keberatan, karena dia tidak mau terseret dalam masalah dengan pihak kampus karena semester depannya juga skripsi.

Moga dengan adanya tulisan dan bocoran ini bisa menjadi penyemangat bagi warga ui yang baik-baik untuk menggusur habis dosen-dosen predator/mesum di lingkungan ui dan juga pembelajaran yang berguna bagi kita semua. Tidak akan ada lagi RW RW lainnya di UI atau kampus-kampus lainnya.

More from this site

  • Kronologi Perkosaan Sitok Srengenge Versi BEM FIB UIKronologi Perkosaan Sitok Srengenge Versi BEM FIB UI Menyoal musibah yang menimpa salah satu keluarga kami, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (BEM FIB UI) dengan ini ingin meluruskan informasi […]
  • NSA Telah Melukai Negaranya SendiriNSA Telah Melukai Negaranya Sendiri Berbagai program mata-mata yang dilakukan Badan Keeamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat memang dimaksudkan agar dapat melindungi negaranya dari bentuk serangan sekecil apapun. Namun […]
  • Si Akun Hantu Triomacan2000Si Akun Hantu Triomacan2000 Akun twitter anonim @TrioMacan2000 semakin menjadi bahan perdebatan, tidak hanya di jejaring sosial, media online dan Televisi namun banyak tokoh sudah angkat bicara. Beberapa media massa […]
  • Siapakah (Apakah) Wahhabi?Siapakah (Apakah) Wahhabi? Hidayat Nur Wahid, Ketua MPR, mantan Ketua Umum PKS menyatakan : "Saya dan PKS bukan Wahabi". Peryataan ini disampaiikan usai melantik anggota MPR Pengganti Antar Waktu (PAW) di Gedung […]
  • KapitalismKapitalism Kapitalisme adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat […]
  • FederalismFederalism Negara Serikat adalah negara bersusunan jamak, terdiri atas beberapa negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat. Kendati negara-negara bagian boleh memiliki konstitusi sendiri, […]

Leave a Reply

8 + eighteen =

Top