You are here
Home > Wawasan Dunia > Klasifikasi Ras

Klasifikasi Ras

Oleh para pakar Ras Manusia disebut karakteristik luar yang diturunkan secara genetik dan membedakan satu kelompok dari kelompok lainnya.

Secara tradisional oleh para pakar dibedakan ada tiga ras utama yaitu:
Ras Kulit Hitam
Ras Kulit Putih
Ras Kulit Kuning

Namun setelah diteliti lebih lanjut ternyata ras manusia pembagian bisa lebih rinci lagi menjadi:
Ras Khoisan (orang Bushmen atau Hottentot dari Afrika Selatan)
Ras Australoid (orang Dravida, orang Asia Tenggara “Asli”, orang Papua, dan orang Australia)
Ras Negroid (Kulit Hitam)
Ras Kaukasoid (Kulit Putih)
Ras Mongoloid (Kulit Kuning)

Pembagian baru ini tidak hanya melihat ke warna kulit saja tetapi juga melihat aspek-aspek lainnya. Ternyata anggota “tertua” ras manusia berada di antara kaum Khoisan, mereka juga berbeda dengan kaum kulit hitam dari Afrika lainnya. Sementara itu sebenarnya hanya ada dua perbedaan utama, yaitu orang Afrika dan orang non-Afrika. Kemudian orang-orang berkulit hitam di daerah Asia Tenggara yang pada jaman dahulu kala mendiami seluruh India Selatan, Asia Tenggara sampai ke Australia, ternyata setelah DNA-nya diteliti lebih mirip dengan orang dari ras Mongoloid daripada Negroid, meski banyak yang berambut keriting dan berkulit hitam. Kesimpulan yang bisa ditarik ialah hanya bahwa pengetahuan kita mengenai ras manusia masih diliputi banyak ketidakjelasan.

Di bawah ini disajikan sebuah perincian yang lebih bisa diterima secara umum dan lebih rinci lagi:
Ras Australoid
Aborijin Australia
Dravida
Papua
Ras Kaukasoid
Ras Khoisan
Ras Mongoloid
Ras Asia Utara atau Ras Asia Timur
Ras Asia Tenggara
Ras Indian Amerika
Ras Negroid

Ras Australoid adalah nama ras manusia yang mendiami bagian selatan India, Sri Lanka, beberapa kelompok di Asia Tenggara, Papua, kepulauan Melanesia dan Australia. Untuk kelompok di Asia Tenggara, orang Asli di Malaysia dan orang Negrito di Filipina termasuk ras ini. Ciri khas utama ras ini ialah bahwa mereka berambut keriting hitam dan berkulit hitam. Namun beberapa anggota ras ini di Australia berambut pirang dan rambutnya tidaklah keriting melainkan lurus. Selain itu beberapa orang Asli di Malaysia kulitnya juga tidak selalu hitam dan bahkan menjurus putih.
Ras Mongoloid adalah ras manusia yang sebagian besar menetap di Asia Utara, Asia Timur, Asia Tenggara, Madagaskar di lepas pantai timur Afrika, beberapa bagian India Timur Laut, Eropa Utara, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oseania.
Anggota ras Mongoloid biasa disebut “berkulit kuning”, namun ini tidak selalu benar. Misalkan orang Indian di Amerika dianggap berkulit merah dan orang Asia Tenggara seringkali berkulit coklat muda sampai coklat gelap.
Ciri khas utama anggota ras ini ialah rambut berwarna hitam yang lurus, bercak mongol pada saat lahir dan lipatan pada mata yang seringkali disebut mata sipit. Selain itu anggota ras manusia ini seringkali juga lebih kecil dan pendek daripada ras Kaukasoid.
Nama ras Mongoloid diambil dari nama negara Mongolia dan diberikan oleh orang Eropa karena kontak mereka dengan anggota ras ini terutama berkaitan dengan orang Mongolia. Namun ironisnya dewasa ini setelah diteliti oleh para pakar orang-orang Mongolia ternyata orang-orang Mongolia adalah anggota ras ini yang memiliki ciri-ciri khas utama ras ini yang paling sedikit.

Biasanya oleh para pakar, ras Mongoloid dibagi lebih lanjut menjadi:
Ras Asia Utara
Ras Asia Tenggara
Ras Indian Amerika
Ras Asia Tenggara dianggap anggota Ras Asia Utara yang telah menetap di daerah tropis dan beradaptasi terhadap iklim setempat. Menurut Luigi Luca Cavalli-Sforza, daerah perbatasan tempat permukiman antara ras Asia Tenggara dan ras Asia Utara ialah sungai Yangtze di sebelah selatan Tiongkok. Namun berkat invasi dan juga migrasi dari China Utara, maka anggota ras Asia Utara juga sudah banyak tersebar di Asia Tenggara.

Sedangkan anggota ras Asia Tenggara telah menyebar di Asia Tenggara, Oseania dan bahkan di pulau Madagaskar lepas pantai Afrika bersamaan dengan penyebaran bahasa Austro-Asia dan bahasa Austronesia. Di Asia Tenggara bahkan mereka telah sebagian besar menghapus keberadaan ras Australoid. Keberadaan mereka hanya tinggal di beberapa kantung saja, misalkan orang Asli di Semenanjung Melaka dan orang Negrito di Filipina.

Dari berbagai sumber non komersial

More from this site

  • Masyarakat ProtomalayuMasyarakat Protomalayu Asal Usul Bangsa Nusantara Bangsa yang berimigrasi ke Nusantara Indonesia berasal dari daratan Asia tepatnya Yunan Utara bergerak menuju ke Selatan memasuki daerah Hindia Belakang […]
  • Masyarakat MelanesiaMasyarakat Melanesia Melanesia (dari bahasa Yunani "pulau hitam") adalah sebuah wilayah yang memanjang dari Pasifik barat sampai ke Laut Arafura, utara dan timur laut Australia. Istilah ini pertama kali […]
  • HellenistikHellenistik HELLENISTIK 322 SM Istilah Helenistik (berasal dari kata Ἕλλην Héllēn, istilah yang dipakai secara tradisional oleh orang Yunani sendiri untuk menyebutkan nama etnik mereka) mula-mula […]
  • Masyarakat DeutromalayuMasyarakat Deutromalayu Eksodus DeutroMalayu abad ke 5 -2 SM Anak Bangsa Nusantara merupakan orang-orang yang Eksodus dari dataran Tiongkok, DTT Yunan dan india timur semenjak abad ke 5 SM hingga abad ke 1 SM […]
  • Piagam Sumpah Sati Bukik MarapalamPiagam Sumpah Sati Bukik Marapalam Tidak ada bukti tertulis sehingga tidak pula ada kepastian waktu, tempat, dan pelaku peristiwa pencetusan piagam sumpah satie Bukik Marapalam yang pasti. Namun masyarakat meyakini bahwa […]
  • Perkembangan Suku/Klan di MinangkabauPerkembangan Suku/Klan di Minangkabau 1. Suku Asal Kata suku dari bahasa Sanskerta, artinya “kaki”, satu kaki berarti seperempat dari satu kesatuan. Pada mulanya negeri mempunyai empat suku, Nagari nan ampek suku. Nama-nama […]

Leave a Reply

one × three =

Top